Biodiesel telah memantapkan dirinya sebagai bahan bakar alternatif. Krisis minyak dan peningkatan kesadaran lingkungan akan mempercepat lonjakan global saat ini.
Penggunaan bahan bakar alternatif sedang booming. Selain bioetanol untuk bahan tambahan bensin, perkembangan ini terutama disebabkan oleh biodiesel.
Ada beberapa alasan keberhasilan biodiesel: kenaikan harga minyak di pasar dunia, tingginya pajak bahan bakar konvensional, dan kebijakan lingkungan internasional yang secara khusus mempromosikan bahan bakar dari sumber daya terbarukan. Selain itu, kualitas biodiesel kini setara dengan solar konvensional.
Biodiesel dapat diekstraksi dari hampir semua minyak nabati. Meskipun minyak lobak merupakan tanaman produktif di dunia, minyak kedelai atau minyak sawit memiliki kualitas yang tinggi di wilayah lain di dunia. Berbeda dengan bahan bakar fosil, yang sumber dayanya perlahan tapi pasti habis, sumber daya terbarukan menjamin adanya ‘pengisian ulang’ pada setiap panen.
Terlepas dari biji minyak yang digunakan, semua produk sampingannya, seperti biji-bijian yang memar atau gliserin, dapat digunakan – sehingga ekologi dan perekonomian berada dalam keselarasan yang positif.
Pemisah sentrifugal dapat digunakan dalam tahapan proses berikut di hampir semua hal berikut:
━ Pemisahan metil ester dan gliserin/katalis/sabun/metanol
━ Pencucian metil ester
━ Pemisahan asam lemak dari gliserin
━ Pemisahan garam dari gliserin
| Model | Kapasitas (T/hari) | Berat (Kg) |
| BDSD10 | 10-20 | 600 |
| BDSD30 | 30-50 | 750 |
| BDSD60 | 70-150 | 1500 |
| BDSD80 | 100-200 | 1700 |
| BDSD110 | 150-300 | 2200 |
| BDSD150 | 200-500 | 3500 |
| BDSD200 | 300-800 | 4400 |
UNDUH